Masyarakat Mimika Diminta Sadar Membayar Listrik
pada tanggal
Wednesday, 3 June 2015
TIMIKA (MIMIKA) – Supervisor PT PLN Persero, Rakhel meminta agar masyarakat Mimika dapat membayar listrik dengan tepat waktu.
Diakui saat ini masyarakat masih kurang menyadari tugas mereka membayar listrik meteran dengan tepat waktu. Sehingga untuk meyadarkan masyarakat akan pentingnya membayar listrik pihaknya akan gencar lakukan sosialisasi.
“Kami terus upayakan sosialisasi kepada masyarakat baik itu dari rumah ke rumah atau melalui spanduk,” ujar Rahel pada Sabtu (30/5).
Kata dia, tunggakan pembayaran listrik itu terjadi di seputaran Kota TImika. Sehingga pihaknya akan mengambil tindakan tegas kepada pelanggan yang menunggak baik dengan cara denda maupun diputus.
“Petugas kami sering dilapangan memantau jika ada yang sudah mendongak kami tidak segan-segan melakukan pemutuusan. Memang sebagian masyarakat kurang memahami kewajiban mereka dan kadang kalau diputus baru mau bayar,” terangnya.
Lanjutnya, setelah pihaknya melakukan pemutusan meteran listrik pihaknya akan menggantinya dengan meteran listrik prabayar. Sehingga tidak lagi terjadi tunggakan rekening listrik sebab mau tidak mau harus membeli pulsa listrik kalau tidak mau lampu mati.
Dengan demikian dirinya berharap agar masyarakat sadar untuk embayar meteran listrik pasca bayar dengan tepat waktu setiap bulannya. [SalamPapua]
Diakui saat ini masyarakat masih kurang menyadari tugas mereka membayar listrik meteran dengan tepat waktu. Sehingga untuk meyadarkan masyarakat akan pentingnya membayar listrik pihaknya akan gencar lakukan sosialisasi.
“Kami terus upayakan sosialisasi kepada masyarakat baik itu dari rumah ke rumah atau melalui spanduk,” ujar Rahel pada Sabtu (30/5).
Kata dia, tunggakan pembayaran listrik itu terjadi di seputaran Kota TImika. Sehingga pihaknya akan mengambil tindakan tegas kepada pelanggan yang menunggak baik dengan cara denda maupun diputus.
“Petugas kami sering dilapangan memantau jika ada yang sudah mendongak kami tidak segan-segan melakukan pemutuusan. Memang sebagian masyarakat kurang memahami kewajiban mereka dan kadang kalau diputus baru mau bayar,” terangnya.
Lanjutnya, setelah pihaknya melakukan pemutusan meteran listrik pihaknya akan menggantinya dengan meteran listrik prabayar. Sehingga tidak lagi terjadi tunggakan rekening listrik sebab mau tidak mau harus membeli pulsa listrik kalau tidak mau lampu mati.
Dengan demikian dirinya berharap agar masyarakat sadar untuk embayar meteran listrik pasca bayar dengan tepat waktu setiap bulannya. [SalamPapua]